Rabu, 10 April 2013

Skripsi: Ester dan mencito (1)

Kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan skripsi saya.
Setelah sidang proposal yg dilakukan awal februari alu, perkuliahan yang masuk pada akhir februari memacu saya dan kelompok skripsi untuk cepat menyintesis sebelum para mahasiswa semester 2 melakukan praktikum kimia fisik di hari senin dan jumat.

Minggu, 17 Maret 2013

Kritisi kereta di stasiun gubeng

Antrian panjang loket pembelian tiket stasiun gubeng
aku berdiri diantara antrian
Membawa kertas yg bertuliskan nama, alamat nim dan jadwal keberangkatan dan kepulangan kereta untuk minggu depan

Sabtu, 16 Maret 2013

Lupa aku siapa?

Lupa harusnya aku bersikap apa?
Aku hanya fokus pada bagaimana dirinya terlihat menawan
A ku lupa dengan kenyamanan
Aku lupa bahwa aku siapa
Karena aku sibuk berbicara pada patung, yang bahkan tak bisa merubah dirinya
Harusnya aku berbisik pada  Sang Pemahat agar harapanku itu dapat memperkuat patung

Aku tertegun sudah sekian lama mimpiku terpendam
Kadang terasa hampa walaupun banyak daya
Aku lupa siapa aku
Bahkan aku tak yakin dengan apa yang aku bisa
Aku terlalu menyandarkan diriku pada patung, melupakan aku siapa

Teman sekarang aku sadar..
Harusnya aku hanyalah pejalan kaki yang hanya memandangnya
Harusnya aku berjalan bahkan berlari mengejar mimpiku

Sekarang sepertinya aku terbangun dari ilusi
Dengan banyak inspirasi dan kadang terpuruk emosi
Aku menggambar mimpi, aku mengejarnya
Ku Mohon...
Tuhan tolong Kau hapus debu penghalang pandangan, mudahkanlah jalanku tuk mengejar mimpi