Jumat, 27 Desember 2013

Skripsi: suatu tahapan yang harus diselesaikan

Sudah lama tidak melanjutkan cerita tentang skripsi... wlpn tahap itu akhirnya telah terlewati tapi saya akan menceritakan tahapannya
Setelah berulang kali melakukan uji aktivitas, setelah kita kebal dengan kata kanibal. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan dan konsultasi dengan berbagai dosen pembimbing saya dan tim memutuskan menggunakan metode yang lama yaitu "time course". Proses penggantian metode tersebut memberikan banyak pencerahan mengurangi jumlah mencit yang digunakan dan mempersingkat waktu kerja. Jadi 6 orang uji aktivitas bisa dilakukan hanya 1 minggu dan pengulangan data pada minggu berikutnya. Jadi sekitar 3 minggu setelah penggantian data kami bekerja keras.
Dan hasilnya justru membuat banyak pertanyaan besar, membuat merasa sia-sia karena hasilnya menolak hipotesis. Selama beberapa hari saya berfikiran kosong termenung sedih karena sudah sejauh ini dan harus menolak hipotesis.
Walau berbagai pengolahan data sudah dilakukan, walau sudah belajar pengolahan data menggunakan spss dari nol tapi tetap saja Ha ditolak.
Sekali lagi ini pembelajaran pendewasaan, memang setiap penelitian tidak selalu menerima hipotesis, bahkan penolakan hipotesis adalah suatu hasil yang berharga.

Foto Tim Skripsi Piridin uji aktivitas di Lab Farmasi Klinis

Mengejar target sidang sebelum hari raya, puasa kali ini menjadi puasa yang paling penuh di surabaya, puasa dengan mengerjakan skripsi. Proses revisi berjalan lancar, bahkan saya termasuk salah seorang yang mengumpulkan draft sidang awal-awal. Saya sudah ingin segera mengumpulkan segera sidang karena lelah dihantui pertanyaan dari orang tua kapan sidang?atau pertanyaan seseorang gimana skripsinya? Karena saya mengumpulkan awal-awal dan terburu-buru jelas saya mendapat jadwal sidang pertama tapi saya harus siap memang, saya latihan sidang di depan dosen-dosen medisinal. Dan ternyata sidang saya diundur satu minggu karena dosen pembimbing 2 tidak bisa hari itu. Jadi diantara 5 teman yg mengumpulkan draft sayalah yang sidang terakhir. saya menonton sidang teman teman mendukung mereka menjadi notulensi yang baik.
Foto bersama dengan pembimbing selesai sidang

Hingga saat saya sidang tiba, saya tidak setakut sidang proposal dulu. Saya lebih siap. Dan kira kira inilah yang dikatakan penguji tetang skripsi saya yaitu saya banyak salah ketik dan saya kacau dalam membuat abstrak bahasa inggris. Saya ditanyai pertanyaan yang sangat berbobot yang saya tak saya sangka yaitu tentang metode penelitian, tentang macam eksperimental dll. Alhamduillah wlpn saya kacau menjawabnya tapi saya masih lulus sidang dengan memuaskan. Akhirnya saya bisa melewati tahap tersebut dan bisa mengatakan "alhamdulillah sudah lulus skripsinya tinggal lanjut profesi" saat lebaran nanti.
Lebaran tiba saatnya rehat sejenak dan merasa lega dapat melewati itu semua tinggal revisi jilid dan semua beres.

Foto yudisium bersama teman satu kelas

Tentang skripsi ada banyak kebahagiaan disana... ada banyak yang harus disyukuri. Kami mengirimkan ke 6 abstrak kami ke sebuah konferensi kimia medisinal di jakarta namanya ICMCTA dan syukurlah abstrak kami diterima. Karena masalah tanggal acara saat ujian profesi dan masalah biaya, hanya 4 orang (saya, nindi, rizqa, adit) dan deka yang memutuskan pergi ke jakarta. Itu menjadi perjalanan dan pengalaman panjang selama 3 hari 2 malam. Pengalaman pertama naik pesawat setelah sekian lama, pengalaman pertama ikut konferensi yang bener-bener interntasional, pengalaman pertama mbolang jauh gak sama keluarga, pengalaman pertama mempresentasikan poster di depan bule pake bahasa inggris. Itu pengalaman yang membukan wawasan kami tentang dunia kimia medisinal.
Satu lagi bahkan tanpa disangka dana penilitian kelompok kami cair walaupun tidak seluruhnya tapi itu sudah membuat hati senang. Terima kasih Isti dan Bu dian yang sudah mengusahakan.
Foto bersama Prof Rob dari Belanda sebagai salah satu pembicara

Skripsi menjadi suatu pengalaman berharga tak terlupakan, lab dan tempat duduk depan kimia medisinal menjadi tempat favorit. Teman, dosen, laboran menjadi kawan yang berharga. Setiap pengalaman menjadi suatu pelajaran. Dan skripsi adalah suatu tahapan panjang yang harus diselesaikan :)

Foto Kejutan Ulang Tahun Pembimbing

Sabtu, 29 Juni 2013

Maen Cat Air Yoookk~

Beberapa bulan ini saya punya hobi baru, karena banyaknya waktu luang eman kalau gak dibuat berkarya... (waktu luang: waktu menunda mengerjakan skripsi) saya membeli 1 pack cat air dan 2 kuas.

Ehm walupun sekarang sudah jaman digital dan kemampuan menggambar digital saya belum maksimal, kadang rasanya ingin menoleh ke hal yang lain yaitu balik lagi ke traditional art. Karena kalau kita mandang laptop terus menerus buat coloring rasanya tangan pegel dan kadang gak dapat feel nya mengerjakan suatu karya. Jadi sepertinya tiada masalah kembali ke traditional art.
Jadi saya memilih cat air, karena sepertinya ini suatu tantangan!!

Oke saya ke toga mas dan beli 1 pack cat air dan 2 kuas. Sampai kos saya geletakan saja tidak langsung saya gunakan esoknya saya mulai berkarya.


Karya pertama saya yaitu saya mewarnai gambar anime-manga saya buku sketsa. Hasilnya buruk menurut saya. tapi dari situ saya paham bagaimana mencampur warna tidaklah mudah, kertas saya terlalu basah dan sepertinya kertas untuk watercolor itu harusnya kertas khusus

Karya kedua saya menggambar bebas tanpa sketsa yang ini saya tak punya ide dan hasilnya semakin buruk saja. Kaya kedua ini hasilnya diambil adik saya untuk menulis puisi tugas sekolah jadi saya tak bisa menyecannya.


Karya ketiga saya membuat sketsa tapi tak ada ide jadi saya mennggambar 3 orang yang menyanyi, dan kata teman-teman ini adalah trio macan. Di sini saya sudah belajar mencampur warna walupun, dan menurut saya komposisinya sudah cukup bagus.


Karya keempat saya, saya kerjakan di rumah saat pulang kampung untuk menunjukkan karya saya pada adek saya. Tanpa sketsa tanpa konsep dan hasilnya tidak terlalu bagus. Tapi saya belajar menggambar pohon. dan sepertinya menggambar pohon menyenangkan.


Karya kelima saya, saya punya konsep menggambar pohon dengan berbagai warna latar belakang. Dan dahannya saya beri warna putih jadi kesannya pohon kering agak bersalju gitu hahaha... hasilnya menurut saya ini karya pertama saya yang cukup membuahkan hasil yang bagus dengan gradsi dari tua ke muda



Karya kelima saya saat libur Isra' Mi'raj saya menggambar awan bebas saja seperti saat magrib kemudian saya beri siluet perkotaan. ehm sepertinya komposisi yang saya buat sudah lumayan. Dan kenapa saya selalu menggambar pemandangan?? padahal kalau pakai digial saya selalu gambar orang


Karya keenam saya saat pulang ke rumah 2 minggu lalu, untuk menunjukkan pada kakak bagaimana karya saya belajar dengan cat air. Karya ini kompilasi tanpa ide dan sketsa hasil kami berdua hasilnya begitulah.... tai saya senang, setidaknya dia mencoba berkarya


Karya ketujuh saya, akhirnya saya mencari konsep di internet saya ingin menggambar langit biru awan dan pantai. Ehm saya cari referensi kemudian saya aplikasikan, rasanya lebih terkonsep dan menyenangkan. Kesulitannya seteah kering malah kesannya pucat, akhirnya saya tambahkan beberapa kerang dan bintang laut. Tapi puas bisa melukis seperti itu rasanya saya speerti naek level hahahha


Karya kedelapan saya, akhirnya saya membeli kertas khusus watercolor dan beberapa kuas lagi + buku watercolor (yang ini punya kakak saya thx so much sist). Kertasnya mantap. Kuasnya keren. dan bukunya mudah dipahami. Jadi saya membuat monokrom (satu warna) seperi yang dicontohkan buku. Awalnya saya mau menggambar anak duduk dibawah pohon maple dan membaca buku tapi entahlah jadinya itu tidak seperti pohon maple. Tapi monokrome ini dikerjakan dengan waktu singkat dan hasilnya cukup memuaskan


Karya kesembilan saya, saya mau menggambar masjid untuk menyambut ramadhan tapi saya kebanyakan air dan speertinya saya harus berlatih lagi untuk mencampur warna agar lebih berani dan menghasilkan master piece.

Selasa, 28 Mei 2013

Napak Tilas Pilihan

Ecie... hari ini pengumuman snmptn undangan 2013 ya? Berita bahagia buat yang keterima termasuk adek saya Alhamdulillah..

Ayo ayo menjelang kelulusan mari kita napak tilas mengapa kita sekarang berada di sini ( di semester akhir dan bergelut dengan penelitian)

SNMPTN dan Jurusan Universitas kata sebagian banyak orang menentukan minat dan passion kita ke depan karena cukup menentukan pekerjaan kita ke depan (gak mungkin kuliah jurusan hukum nanti lulus kuliah kemudian kerja jadi apoteker)

Oke inilah kisah perjalanannya:

Awalnya melihat ketertarikan saya dengan dunia komputasi saya ingin masuk Teknik Informatika ITS (sejak kelas 2 SMA) , yang bagi saya saat itu sudah waaah... tapi yang penting informatika dimanapu oke maka Saya mencoba mendaftar kesempatan pertama yang datang yaitu PSB Unibraw seperti SNMPTN undangan gitulah dengan pilihan jurusan teknik perangkat lunak. Awalnya saya percaya diri karena nilai saya tergolong bagus dan itu jurusan baru tapi ternyata saya tertolak juga dan itu membuat saya berfikir bahwa saya tak mau melirik Unibraw sebagai pilihan universitas karena sudah menolak saya (pede amat nih ahahah)
Pilihan semakin sedikit saya tak mau masuk universitas yang sama dimana ayah saya mengajar sebagai dosen (disitu juga ayah,ibu, kakak menjadi alumni dan adek saya akan kuliah). Kalau begitu saya harus di luar kota, tapi belum ada yang kuliah di luar kota sekalipun (aduh saya yang pertama).... tapi apa boleh buat daripada tidak kuliah. Tapi teman-teman saya SMA memang sebagian besar maunya kuliah di Malang. Hanya segelintir orang out of the box yang mau menyengsarakan diri berjuang jauh dr orang tua di kota lain.

Oke saya hapus kata informatika dan malang dari prioritas dan keinginan saya. Maka saya beralih melihat-lihat minat saya lagi apa ya?lewat pendekatan mata pelajaran yang saya sukai IPA. Fisika oh tidak, menyenangkan tapi sulitnya bukan main... Biologi oh tidak, hafalannya banyak banget... Kimia oh sepertinya ini ilmu yang menarik untuk dipelajari. Maka saya mencari informasi tentang jurusan tersebut apa yang dipelajarinya dan bagaimana lulusannya bekerja nanti. Dan ternyata bidang ini banyak diperlukan. Oke goal set dirubah menjadi teknik kimia ITS. Ini sepertinya masih ada kesempatan untuk berjuang ke sana saat SNMPTN nanti....

Yah walaupun saya sudah menetapkan goal set dan minat yang berganti perbincangan sengit demokratis tentang memillih jurusan masih menjadi topik ketika berkumpul di mobil bersama keluarga. Akhirnya saya takluk dengan keinginan orang tua. Ayah saya memberikan berlembar-lembar informasi mengenai teknik kimia dan farmasi mulai dari matakuliah yang ada peminatan hingga kerjanya lulusan. Dengan persuasif yang menakut nakuti bahwa kalau perempuan itu jangan masuk kimia lah, atau apalah. Saya berhasil di taklukan. Walaupun saya sudah bilang: " pak aku itu gak pernah mikir untuk masuk jurusan kesehatan meski sekalipun, itu gak aku banget masak kuliah jurusan obat-obatan tapi orangnya kecil dan keliatan kurang gizi". Dengan entengnya ayahku bilang: " dicoba dulu..."

Jdar.... pada akhirnya setelah diberi segebok info tentang jalur mandiri 1 unair dan farmasi saya daftar ke surabaya dengan perjanjian jika saya diterima dan masuk jangan pernah mengeluh tentang biaya dan uang di depan saya, karena saya tahu ini mahal dan jangan harap saya jadi yang terbaik tapi saya akan menjalaninya hingga usai karena saya tahu ini sulit. Saya daftar saya ikut tes tanpa belajar dan selanjutnya saya diterima saya daftar ulang dan resmilah saya jadi mahasiswa. Kemudian untuk memotong stengah uang pangkal saya mencoba masuk lewat jalur SNMPTN dengan pilihan tunggal yaitu Farmasi Unair dan seperti prediksi saya, saya tak berhasil. Dari awal itu bukan goal set saya.

Tapi teman baik saya dari SD-SMA diterima di unair dengan jurusan yang sama. Ini pertanda baik dan saya merayunya untuk mengambilnya daripada menunggu pengumuman yang tak pasti dr tempat lain.

Ehm saya juga ingat bahwa saya pernah sakit batuk ngekel berkepanjangan sampai saya selalu membawa obat batuk di kelas. Sampai salah satu guru nyentrik Pak M berkata " opo iku botol ndek mejomu?" Saya menjawab "Obat pak" beliau menjawab " majang obat, ate dodolan tah.." orang sakit malah diejek saya sontak menjawab "iya pak nanti saya jualan obat dan Pak M pasti beli di saya awas ya..." hahaha... kata-kata itu mejadi doa (dan saya baru sadar ketika sekarang)

Di semester kedua ada kesempatan untuk menurunkan harga SPP dengan mengikuti SNMPTN lagi. Tapi bagaimana dengan kuliah semester 2 yang padat melelahkan, tak mungkin belajar kan? Oke dicoba saja kalau sudah takdir pasti jalannya dipermudah. saya mengambil lagi farmasi Unair dan farmasi Unmul. Saat itu saya pikiran saya sudah teracuni dengan farmasi jadi pikiran saya masih farmasi untuk menurunkan SPP meskipun sebagian orang sering mengatakan saya salah jurusan. Alhamdulillah ditengah banyak cobaan saya diterima kembali ke farmasi unair lewat snmptn NIM saya berubah menjadi 0510 nama saya menjadi benar PRIVEA dan niat yang baik untuk membantu akhirnya terwujud.

Hingga terlewati setalah 4 tahun ini? Apakah menyesal masuk farmasi? Ini bukan hal mudah tapi tak perlu disesali karena sepertinya Tuhan menginginkan saya melewati jalan ini.... lihat saja perjalanan panjangnya

Bagaimana dengan minat dan passion yang dulu?
Semua masih bisa dikembangkan dan dikombinasi menjadi hal hebat farmasi dan desain, farmasi dan teknologi program, enjoy saja waktu luang tetap untuk passion dan hobi. Tapi pasti ada jalan untuk menggabungkan keduanya. Seperti jalan saya ada di sini.

Bagaimana selanjutnya?
Selanjutnya saya lulus pendidikan profesi dan mengejar mimpi yang lain....

Keinginan lain?
Ada penerus dari SMA saya untuk masuk Farmasi Unair (hanya 3 org dr angktn 2008 dan 2009) ngenes kan? Haha...

Sabtu, 11 Mei 2013

Berkarya tak kenal lelah





Beberapa hari ini semangat berkarya saya sedang tumbuh, mencari contoh dan menggambarnya dengan ala saya mencari inspirasi menuangkanya dalam goresan goresan warna.

4 tema sekelumit kata

Beberapa bulan ini banyak yang terjadi, dari sekarang yang menjadi sendiri, mencito kanibalo, keinginan mengejar mimpi dan menghela nafas panjang. Saya akan menuliskan sekelumit kata tentang itu semua.

Skripsi: Ester dan mencito (2)

Saya lanjutkan kisah tentang skripsi lagi ya, sekarang saya dalam masa kejenuhan untuk melanjutkan percobaan. Jadi saya lanjutkan cerita bagaiman saya skripsi sambil mereview apa yang saya kerjakan dulu
Setelah senyawa calon obat dibuat, langkah selanjutnya adalah diuji kemurnian dan identifikasi struktur. Hal ini untuk membuktikan "sesuatu" yang sudah saya sintesis itu benar-benar murni kah? benar-benar dengan struktur yang saya inginkan kah?.

Rabu, 10 April 2013

Skripsi: Ester dan mencito (1)

Kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan skripsi saya.
Setelah sidang proposal yg dilakukan awal februari alu, perkuliahan yang masuk pada akhir februari memacu saya dan kelompok skripsi untuk cepat menyintesis sebelum para mahasiswa semester 2 melakukan praktikum kimia fisik di hari senin dan jumat.

Minggu, 17 Maret 2013

Kritisi kereta di stasiun gubeng

Antrian panjang loket pembelian tiket stasiun gubeng
aku berdiri diantara antrian
Membawa kertas yg bertuliskan nama, alamat nim dan jadwal keberangkatan dan kepulangan kereta untuk minggu depan

Sabtu, 16 Maret 2013

Lupa aku siapa?

Lupa harusnya aku bersikap apa?
Aku hanya fokus pada bagaimana dirinya terlihat menawan
A ku lupa dengan kenyamanan
Aku lupa bahwa aku siapa
Karena aku sibuk berbicara pada patung, yang bahkan tak bisa merubah dirinya
Harusnya aku berbisik pada  Sang Pemahat agar harapanku itu dapat memperkuat patung

Aku tertegun sudah sekian lama mimpiku terpendam
Kadang terasa hampa walaupun banyak daya
Aku lupa siapa aku
Bahkan aku tak yakin dengan apa yang aku bisa
Aku terlalu menyandarkan diriku pada patung, melupakan aku siapa

Teman sekarang aku sadar..
Harusnya aku hanyalah pejalan kaki yang hanya memandangnya
Harusnya aku berjalan bahkan berlari mengejar mimpiku

Sekarang sepertinya aku terbangun dari ilusi
Dengan banyak inspirasi dan kadang terpuruk emosi
Aku menggambar mimpi, aku mengejarnya
Ku Mohon...
Tuhan tolong Kau hapus debu penghalang pandangan, mudahkanlah jalanku tuk mengejar mimpi

Kamis, 07 Maret 2013

Yakin, u can do it!!

Ini pelajaran berharga dari sebuah perjalanan pencarian ilmu...
Bahwasanya keraguan dalam hati justru membawa aura negatif
Bahkan keyakinan menjadikan hal yang tidak mungkin menjadi sangat mungkin terjadi
Coba dulu..... jika ada masalah, selesaikan dengan tenang, pikiran rumit hilangkan kamu bisa kok, Sip lah.... bisa gitu kok

Renungan pagi

Kadang kita lupa bahwa satu langkah keberhasilan kita atas karena usaha dan doa banyak orang dan yang pasti karena berkah Allah.

Senin, 21 Januari 2013

Masjid agung semarang

Sholat subuh.sarapan dan mandi di masjid agung terus foto-foto da jalan-jalan
Mantap keren....

Senin, 14 Januari 2013

Tempel tempel

Katanya jika kita memandang sesuatu terus menerus akan masuk ke dalam alam bawah sadar kita membuat kita lebih berusaha
Seperti menulis target dan penyemangat diri pada lembar-lembar kertas kemudian ditempet di dinding kamar
Saya sendiri sudah pernah membuktikannya bahwa hal itu mungkin terjadi dan membawa dampak positif pada kehidupan
Jadi setiap semester saya selalu menempelkan target atau penyemangat yang saya suka pada dinding kamar yang otomatis saya lihat setiap hari dan tentu saja orang lain lihat juga sehingga mengingatkan saya pada target saya
Target bolehlah tinggi, asalkan kita berusaha untuk mencapainya. Jika kita tak bisa mencapai target bukan berarti kegagalan besar, setidaknya kita telah dekat dengan target walupun masih kurang selangkah atau dua langkah
Ini beberapa tempelan yang ada di dinding kamar saya dan teman-teman kos-kos

Ujian teraneh

Kisah ujian matakuliah teraneh
Ujian yang tidak ada menjadi ada
Ujian yang ada tapi dilewatkan oleh Ibunda
Ujian dengan Ibunda yang berjalan2 tertawa melihat jawaban salah kami
Ujian yang berbeda dari kata Ibunda
Tapi apapun jawaban kita kata Ibunda tak pernah puas
Tapi Ibunda selalu menuntut tinggi kita selalu dibawah LOD dianggap baseline
Ujian hari ini dipindahkan tempat
Herannya ibunda berkata ini mau ujian atau apa mengomel sana sani tak siap dengan ruangan
Saya kira ibunda sudah tahu suasana ruangan sepeti ibunda yang selalu menuntut kesiapan kita
Ujian menjadi kacau dipindah sana-sini dikeluarkan dari kelas tunjuk-tunjuk sana sini
Sungguh membuat hati tak tenang menghilangkan hafalan
Kami pasrah oh ibunda kami hanya ingin lulus dan saya mohon jangan halangi jalan kami tuk lulus teoat waktu ibunda

Selasa, 08 Januari 2013

Tuhan saya hanya percaya padamu

Tuhan mengapa saya selalu curiga
Curiga tak disenangi
Curiga ditusuk dari belakang
Walaupun saya terlihat ramah dan menyenangkan
Saya selalu menyimpan perasaan itu
Saya takut dan hidup dalam ketakutan
Tuhan mengapa saya merasa diri saya yang terburuk
Karena pikiran saya selalu berbeda dengan banyak orang
Tuhan tolong selalu genggam tanganq dan adalah dihatiku

Sop dan wortel

Jadi kalau kamu mau nulis tentang wortel jangan ambil di buku sop km harus ambil di buku wortel.

Minggu, 06 Januari 2013

Pikiran kita

Kita ini terlalu hidup dengan pikiran kita bahkan tidak dengan orang lain
Banyak hal yang justru dianggap untuk orang lain tapi justru itu karena diri kita
Kita ini benar-benar seperti terkungkung dalam kotak pikiran kita
Menganggap orang lain kita
Menganggap sekitar kita, kita
Tidak melihat dengan utuh apa sebenarnya yang ada
Hanya melihat dengan pikiran kita
Itulah jika kita terlalu hidup dengan pikiran kita
Banyak hal terlewati banyak hal tidak dirasakan
Banyak hal benar dianggap salah, karena pikiran yang salah
Memaksakan pikiran kita pada diri
Jadi apakah setuju bahwa kita adalah apa yang kita pikir?
Kalau bahkan kau dituduh tak berpikir menggunakan otak
Dasar orang yang terlalu hidup dalam pikiran

Sudah?

Sudah makan?
Sudah tapi belum minum
Sudah tidur?
Sudah tapi masih ngantuk. Pokoknya sudah semua tapi masih kurang
Sudah dikerjakan tugasny?
Ya kalau itu belum seh..
Tugas dan belajar bukan termasuk sudah
Walupun sudah, pasti ada aja yang belum
Tak ada kata sudah belajar karena yang belum masih banyak daripada yang sudah
Sudah belajar, diartikan telah belajar sedikit
Tapi kalau sudah belajar lebih dari sedikit sebaiknya berekatalah sudah
Masalahnya ada pada ukuran kuantittas sudah setiap orang tidaklah sama

Bertumpuk tumpuk

Apa yang bertumpuk akan merubah yang cukup jadi berlebihan
Menumpuk tugas. Menumpuk tidur. Menumpuk cucian. Menumpuk pikiran
Jadi kenapa harus menumpuk kalau bisa dikerjakan langsung?
Akumulasi membuat kehilangan batas karena tidak megatur waktu
Menyicil sedikit-sedikit
Padahal tumpukan yang memakan energi. Jika dilakukan sebelum-belumnya secara berkala tak akan banyak terasa memakan energi
Kadang menunda membuat semuanya bertumpuk
Padahal sebelumnya dapat dilakukan hanya dihinggapi malas dihinggapi banyak pekerjaan lain
efisiensi waktu ternyata adalah kunci menghilangkan tumpukan itu. Cobalah...

Senin, 31 Desember 2012

Yes I can

Sudah cukup bersenang-senang kembalilah ke dunia nyata melihat realita menjalani tantangan menyeselsaikan masalah berpikir kuat dan hebat
Ini adalah perangmu ini adalah ujiannya dan yakinlah kamu bisa camkan dalam pikiranmu camkan dalam hatimu lakukan lakukan kamu pasti bisa
Yes I can jecki pasti bisa